Tujuan Pendidikan Multikultural

Tujuan Pendidikan Multikultural - Hasil yang diharapkan Pendidikan Multikultural terlihat pada definisi, justifikasi, asumsi, dan pola-pola pembelajarannya. Ada banyak variasi tujuan khusus dan tujuan umum Pendidikan Multikultural yang digunakan oleh sekolah sesuai dengan faktor kontekstual seperti visi dan misi belakang sekolah, siswa, lingkungan sekolah, dan perspektif. Tujuan Pendidikan Multikultural dapat mencakup tiga aspek belajar (kognitif, afektif, dan tindakan) dan berhubungan baik nilai-nilai intrinsik (ends) maupun nilai instrumental (means) Pendidikan Multikultural. Tujuan Pendidikan Multikultural mencakup:

1. Pengembangan Literasi Etnis dan Budaya
Pendidikan Multikultural adalah mempelajari tentang latar belakang sejarah, bahasa, karakteristik budaya, sumbangan, peristiwa kritis, individu yang berpengaruh, dan kondisi sosial, politik, dan ekonomi dari berbagai kelompok.

2. Perkembangan Pribadi
Dasar psikhologis Pendidikan Multikultural menekankan pada pengembangan pemahaman diri yang lebih besar, konsep diri yang positif, dan kebanggaan pada identitas pribadinya. Penekanan bidang ini merupakan bagian dari tujuan Pendidikan Multikultural yang berkontribusi pada perkembangan pribadi siswa, yang berisi pemahaman yang lebih baik tentang diri yang pada akhirnya berkontribusi terhadapat keseluruhan prestasi intelektual, akademis, dan sosial siswa.

3. Klarifikasi Nilai dan Sikap
Pendidikan Multikultural mengangkat nilai-nilai inti yang berasal dari prinsip martabat manusia (human dignity), keadilan, persamaan, kebebasan, dan demokrasi. Maksudnya adalah mengajari generasi muda untuk menghargai dan menerima pluralisme etnis, menyadarkan bahwa perbedaan budaya tidak sama dengan kekurangan atau rendah diri, dan untuk mengakui bahwa keragaman merupakan bagian integral dari kondisi manusia.

4. Kompetensi Multikultural
Pendidikan Multikultural dapat meredakan ketegangan ini dengan mengajarkan ketrampilan dalam komunikasi lintas budaya, hubungan antar pribadi, pengambilan perspektif, analisis kontekstual, pemahaman sudut pandang dan kerangka berpikir alternatif, dan menganalisa bagaimana kondisi budaya mempengaruhi nilai, sikap, harapan, dan perilaku. Pendidikan Multikultural dapat membantu siswa mempelajari bagaimana memahami perbedaan budaya tanpa membuat pertimbangan nilai yang semena-mena tentang nilai intrinsiknya. Untuk mencapai tujuan ini anak dapat diberi pengalaman belajar dengan memberi berbagai kesempatan pada siswa untuk mempraktekkan kompetensi budaya dan berinteraksi dengan orang, pengalaman, dan situasi yang berbeda.

5. Kemampuan Ketrampilan Dasar
Tujuan utama Pendidikan Multikultural adalah untuk memfasilitasi pembelajaran untuk melatih kemampuan ketrampilan dasar dari siswa yang berbeda secara etnis. Pendidikan Multikultural dapat memperbaiki penguasaan membaca, menulis dan ketrampilan matematika; materi pelajaran; dan ketrampilan proses intelektual seperti pemecahan masalah, berpikir kritis, dan pemecahan konflik dengan memberi materi dan teknik yang lebih bermakna untuk kehidupan dan kerangka berpikir dari siswa yang berbeda secara etnis.

6. Persamaan dan Keunggulan Pendidikan
Tujuan persamaan multikultural berkaitan erat dengan tujuan penguasaan ketrampilan dasar, namun lebih luas dan lebih filosofis. Untuk menentukan sumbangan komparatif terhadap kesempatan belajar, pendidik harus memahami secara keseluruhan bagaimana budaya membentuk gaya belajar, perilaku mengajar, dan keputusan pendidikan.

7. Memperkuat Pribadi untuk Reformasi Sosial
Tujuan terakhir dari Pendidikan multikultural adalah memulai proses perubahan di sekolah yang pada akhirnya akan meluas ke masyarakat. Tujuan ini akan melengkapi penanaman sikap, nilai, kebiasaan dan ketrampilan siswa sehingga mereka menjadi agen perubahan sosial (social change agents) yang memiliki komitmen yang tinggi dengan reformasi masyarakat untuk memberantas perbedaan (disparities) etnis dan rasial dalam kesempatan dan kemauan untuk bertindak berdasarkan komitmen ini. Untuk melakukan itu, mereka perlu memperbaiki pengetahuan mereka tentang isu etnis di samping mengembangkan kemampuan pengambilan keputusan, ketrampilan tindakan sosial, kemampuan kepemimpinan, dan komitmen moral atas harkat dan persamaan.

8. Memiliki wawasan kebangsaan/kenegaraan yang kokoh
Dengan mengetahui kekayaan budaya bangsa itu akan tumbuh rasa kebangsaan yang kuat. Rasa kebangsaan itu akan tumbuh dan berkembang dalam wadah negara Indonesia yang kokoh. Untuk itu Pendidikan Multikultural perlu menambahkan materi, program dan pembelajaran yang memperkuat rasa kebangsaan dan kenegaraan dengan menghilangkan etnosentrisme, prasangka, diskriminasi dan stereotipe.

9. Memiliki wawasan hidup yang lintas budaya dan lintas bangsa sebagai warga dunia
Hal ini berarti individu dituntut memiliki wawasan sebagai warga dunia (world citizen). Namun siswa harus tetap dikenalkan dengan budaya lokal, harus diajak berpikir tentang apa yang ada di sekitar lokalnya. Mahasiswa diajak berpikir secara internasional dengan mengajak mereka untuk tetap peduli dengan situasi yang ada di sekitarnya - act locally and globally.

10. Hidup berdampingan secara damai
Dengan melihat perbedaan sebagai sebuah keniscayaan, dengan menjunjung tinggi nilai kemanusian, dengan menghargai persamaan akan tumbuh sikap toleran terhadap kelompok lain dan pada gilirannya dapat hidup berdampingan secara damai.
Baca Selengkapnya>

Memasang Alexa Toolbar ke Google Chrome

Memasang Alexa Toolbar ke Google Chrome - Alexa Rank adalah sebuah Peringkat website yang dibuat oleh situs Alexa.com. Alexa Rank menampilkan peringkat website berdasarkan trafik pengguna internet yang memasang Toolbar Alexa pada brorser mereka. Alexa Rank ini merupakan kebalikan dari Pagerank, karena jika nilai digit angkanya semakil kecil, maka akan semakin bagus.

Google Chrome adalah sebuah peramban web sumber terbuka yang dikembangkan oleh Google dengan menggunakan mesin rendering WebKit. Proyek sumber terbukanya sendiri dinamakan Chromium.

Pada postingan yang lalu, admin Dapah blog memberikan tutorial tentang Cara Menginstal Alexa Toolbar Pada browser Mozilla Firefox. Kali ini admin Dapah blog akan memberikan Cara Memasang Alexa Toolbar ke Google Chrome.

Memasang Alexa Toolbar ke Google Chrome
  1. Kunjungi web http://www.alexa.com/toolbar
  2. Klik tombol "Install Alexa Extension"
  3. Klik tombol "+ Add to Chrome" lalu Klik "Add"
  4. Tunggu hingga proses download selesai, dan akan muncul halaman baru
  5. Klik "Accept and Enable"
  6. Anda akan diminta untuk mengisi beberapa data, jika tidak bersedia silahkan klik "No, Thank's"
  7. Nantinya Alexa Toolbar akan muncul pada browser saudara Google Chrome saudara di bagian kanan atas.

Sekarang Alexa toolbar sudah terinstall pada browser anda. Silahkan mengakses blog anda setiap hari untuk merampingkan alexa rank blog anda dengan cepat.

Sekian dan terimakasih atasa kunjungan pada artikel Tutorial Cara Memasang Alexa Toolbar ke Google Chrome semoga bermanfaat.
Baca Selengkapnya>

Mengetahui Orang yang Mengunfollow Pertemanan di Twitter

Mengetahui Orang yang Mengunfollow Pertemanan di Twitter - Twitter adalah sebuah situs web yang dimiliki dan dioperasikan oleh Twitter Inc, yang menawarkan jejaring sosial berupa mikroblog sehingga memungkinkan penggunanya untuk mengirim dan membaca pesan yang disebut kicauan (tweets). Kicauan adalah teks tulisan hingga 140 karakter yang ditampilkan pada halaman profil pengguna.

Banyak orang yang mengambil jalan pintas untuk mendapatkan banyak pengikut/followers dengan cara meminta follow balik atau "follow back", tetapi setelah beberapa lama, dia mengunfollow twitter kita sehingga dia memiliki sedikit mengikuti/following dengan banyak pengikut/followers. tentu ada ketidaksukaan di balik tindakan dia tersebut bagi yang diunfollow. Berikut ini cara untuk mengetahui orang yang belum menfollow balik ataupun yang mengunfollow twitter kita. Lihat langkah dibawah ini:

1. Buka twitter kamu di http://twitter.com/

2. Buka situs http://manageflitter.com/

3. Klik tombol "start".
4. Klik tombol "connect to twitter".
5. Maka dibawah tulisan "page overview" terdapat daftar orang-orang yang belum menfollow balik ataupun yang mengunfollow twitter kita.
6. Langkah untuk menghapusnya, klik kotak kosong di sebelah kiri orang yang akan kita unfollow.
7. Klik tombol "Unfollow" yang berada di sebelah kanan layar.
8. Maka secara otomatis orang kita unfollow dari situ akan mengunfollow orang tersebut ditwitter, dan proses pengunfollowan selesai.

9. Jika sudah selesai dan ingin keluar, tekan tombol berbentuk tanda panah kebawah disamping user name twitter kita lalu tekan tulisan "sign out".

Sekian artikel cara mengetahui orang yang mengunfollow/menghapus pertemanan di Twitter dari Dapah blog, semoga bermanfaat untuk kalian semua.
Baca Selengkapnya>

Dayak Banyadu

Dayak Banyadu adalah salah satu sub-suku Dayak yang mendiami kawasan Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia. Istilah "Suku Dayak Banyadu" diambil dari istilah dalam bahasa mereka sendiri yaitu asal kata "Nyadu" yang artinya "Tidak" kata ini digunakan sebagai istilah pembeda dialek dengan dialek Dayak lainnya. Dayak Banyadu sendiri merupakan salah satu anak suku dalam keluarga Dayak Kanayatn. Jika diperhatikan dari bahasanya Dayak Banyadu bersama Dayak Bakati merupakan transisi antara keluarga Dayak kanayatn dimana sebagian bahasanya mirip atau sama. Contoh Bahasa Dayak Banyadu:
  • Asi = Siapa
  • Abak = Kepala
  • Adu = Ada
  • Ammutn (Ammun) = Embun
  • Anggak = Tidak Mau
  • Akum = Kamu
  • Anapm (Anam) = Sakit
  • Aso = Besar
  • Banar = Benar
  • Baoh/alok = Bohong

Untuk kamus bahasa Dayak Banyadu yang lengkapnya masih dalam proses.

Kawasan
Masyarakat Dayak Banyadu banyak bermukim di daerah kecamatan Banyuke hulu, Banyuke Darit, Meranti, dan di kecamatan Ngabang, di Kota Ngabang Kabupaten Landak serta di kecamatan Teriak, di kota Bengkayang, di beberapa desa di kecamatan Samalantan dan di desa-desa transmigrasi di seluruh Kabupaten Bengkayang serta di Kecamatan Tayan Hulu, kota Sosok, dan Kecamatan Kembayan Kabupaten Sanggau Kapuas.

Sejak di mulainya masa Pengayauan di kalangan Bangsa Dayak, nenek moyang Dayak Banyadu mulai menyebar keluar dari Banuanya, orang Banyadu yang menyebar di masa itu di rintis oleh para prajurit Kayau yang melakukan pengayauan serta penaklukan terhadap subsuku Dayak lain, akibatnya orang Banyadu dimasa lalu menjadi sangat terkenal dan disegani serta di takuti oleh subsuku Dayak lain. Meskipun terkenal dengan kegagahan dan keberaniannya, adakalanya para prajurit Kayau Dayak Banyadu tidak berhasil menaklukkan subsuku Dayak lain, para prajurit kayau Dayak Banyadu yang tidak berhasil membawa Kepala manusia ini, memilih tidak pulang dan menetap di daerah taklukannya serta membangun pemukiman baru di situ dan mengawini gadis-gadis didaerah taklukannya tersebut. umumnya kepergian prajurit Kayau Dayak Banyadu jaman dulu di lakukan melalui jalur sungai, dengan menyusuri hilir sungai yang diberi nama sama seperti nama Bandong-nya yaitu sungai Banyuke. Selain karena aktivitas Pengayauan, penyebaran orang Banyadu juga terjadi karena alasan perladangan, masyarakat di masa itu mulai mencari daerah baru yang jauh dari Bandong-nya untuk berladang.

Nenek moyang orang Banyadu yang telah menyebar ini membangun pemukiman-pemukiman awal di luar bandong mereka, pemukiman awal ini dikenal dengan sebutan Tamawangk. Penduduk desa awal atau desa asal alias Tamawangk orang banyadu di sepanjang sungai Banyuke dan anak-anak sungai banyuke ini seperti masyarakat Dayak lainnya juga melakukan kegiatan perladangan. Semakin lama semakin jauh ladang yang dibuka, akhirnya karena alasan sudah terlalu jauh dari kampung asal, maka para orang tua dimasa itu berkeinginan mendirikan kampung-kampung baru disekitar ladang mereka. Kampung baru itu disebut dengan istilah Varongk yang bermakna sebagai kampung ladang. Seiring dengan perkembangan zaman dan peningkatan jumlah penduduk akhirnya Varongk-Varongk tersebut makin lama makin ramai.

Budaya
Adat budaya masyarakat Banyadu umumnya sama dengan adat Dayak rumpun Klemantan lainnya, yang membedakannya hanya pada istilah penyebutannya saja. Salah satu Adat budayanya yakni baliatn umumnya dijalankan dengan menggunakan bahasa Dayak Kanayatn yang berdialek Bananna meskipun dukun baliannya asli orang Banyadu. Inilah salah satu alasan disamping bahasanya yang menyebabkan Dayak Banyadu di kelompokan ke dalam keluarga Dayak Kanayatn. Sebagaimana masyarakat Dayak lainnya pada masa lampau Orang banyadu juga tinggal di rumah-rumah panjang (rumah Betang atau rumah Bantang) namun sekarang ini tidak ada satupun desa mereka yang masih menyisakannya. Ketika orang Banyadu mendirikan rumah tinggal tunggal (Ramin).

Agama
Sistem religi orang Banyadu adalah agama adat. Sistem kepercayaan ini sudah monoteis yang mana berpusat pada satu Tuhan yang disebut Jubata. Dalam mengontrol dunia Jubata di bantu oleh sangiakng-sangiakng atau semacam malaikat pada agama samawi. Ketika imam Banyadu melakukan ritual agama adat sering nama Jubata disebut-sebut sebagai Jubata yang digunung ini, atau gunung itu di daerah ini atau daerah itu, hal ini tidaklah bearti bahwa Jubata tersebut banyak jumlahnya namun lebih bermakna bahwa sang kuasa (Tuhan) ada dimana-mana atau berkuasa atas segala sesuatu. Jubata pada masyarakat Dayak Banyadu seperti pada masyarakat Dayak kanayatn lainnya disebut-sebut berdiam atau tinggal di surga atas (saruga samo) atau di lapisan langit ketujuh atau secara khusus disebut dengan istilah Sabayatn. Dimasa sekarang orang Banyadu adalah penganut Kristen Katholik, Kristen Protestan dan sisanya pengikut agama adat.
Baca Selengkapnya>

Jangan Lupa Like Suka ya !!!

×