Metode Demonstrasi

Bagikan :
Get our toolbar!
Metode Demonstrasi - Metode demonstrasi biasa digunakan untuk memperagakan atau menunjukan suatu prosedur yang harus dilakukan perserta didik yang tidak dapat dijelaskan hanya dengan kata-kata saja. Metode demonstrasi diartikan sebagai cara penyajian pelajaran dengan memperagakan dan mempertunjukkan kepada persrta didik suatu proses, situasi atau benda tertentu yang sedang dipelajari baik dalam bentuk sebenarnaya maupun dalam bentuk tiruan yang dipertunjukkan oleh guru atau sumber belajar lain yang memahami atau ahli dalam topik bahasa yang harus didemonstrasi.

Metode demontrasi biasanya bekenaan dengan tindakan-tindakan atau prosedur yang harus dilakukan, misalnya proses mengatur sesuatu, proses mengerjakan dan menggunakannya, komponen-komponen yang membentuk sesuatu, membandingkan sesuatu dengan cara lain dan untuk mengetahui atau melihat kebenaran sesuatu. Adapun tujuan penggunaan metode demonstrasi ini adalah:
  1. Mengajarkan suatu proses atau prosedur yang harus dimiliki perserta didik atau dikuasai perserta didik. 
  2. Mengkongkritikan impormasi atau penjelasan kepada perserta didik. 
  3. Mengembangkan kemampuan pengamatan dengan pendengaran dan pengelihatan para perserta didik secara bersama-sama.

Alasan Penggunaan Metode Demonstrasi
Terdapat beberapa alasan mengapa seorang guru menggunakan metode demonstrai ini, yaitu:
  1. Tidak semua topik dapat terang melalui penjelasan atau diskusi.
  2. Sifat pelajaran yang menuntut diperagakan.
  3. Tipe belajar perserta didik yang berbeda ada yang kuat visual, tetapi lemah dalam auditif dan motorik ataupun sebaliknya.
  4. Memudahkan mengajarkan sesuatu cara kerja/prosedur.

Kekuatan Dan Keterbatasan Metode Demonstrasi
Kekuatan metode demonstrasi adalah:
  1. Membuat pelajaran menjadi lebih jelas dan lebih kongkrik dan menghindari verbalisme.
  2. Memudahkan perserta didik memahami bahan pelajaran.
  3. Proses pembelajaran akan lebih jelas.
  4. Merangsang perserta didik untuk lebih aktif mengamati dan dapat mencobanya sendiri.
  5. Dapat disajikan bahan pelajaran yang tidak dapat dilakukan dengan menggunakan metode yang lain.

Keterbatasan metode demonstrasi adalah:
  1. Memerlukan keterampilan guru secara khusus.
  2. Keterbatasan dalam sumber belajar, alat pelajaran, situasu yang harus dikondisikan dan waktu untuk mendemonstrasikannya.
  3. Memerlukan waktu yang banyak.
  4. Memerlukan kematangan dalam perancangan atau persiapan.

Kesimpulan
Metode demonstrasi diartikan sebagai cara penyajian pelajaran dengan memperagakan dan mempertunjukkan kepada persrta didik suatu proses, situasi atau benda tertentu yang sedang dipelajari baik dalam bentuk sebenarnaya maupun dalam bentuk tiruan yang dipertunjukkan oleh guru atau sumber belajar lain yang memahami atau ahli dalam topik bahasa yang harus didemonstrasi.

Saran
Hendaknya guru dapat memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar bagi siswa, sebab lingkungan merupakan sesuatu yang konkret untuk siswa. Hendaknya guru selalu mencari pembaharuan-pembaharuan baik teknik maupun media dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan.

Daftar Pustaka
Moedjino dan Moh. Dimyanti. (1991/1992). Strategi Belajar Mengajar.
Depdikbud Ditjen Pendidikan Tinggi. Proyek Pembina Tenaga Kependidikan.

Baca Juga:

1 komentar:

Jangan Lupa Like Suka ya !!!

×