Permainan tradisional

Bagikan :
Get our toolbar!
Permainan tradisional - Dahulu waktu saya masih SD, masih mengenal dengan namanya permainan gangsing, petak umpet, ular naga dan tentunya masih banyak yang lain. namun berbeda dengan anak SD jaman sekarang ini, permainan digital lebih dominan ketimbang mainan tradisional pada umumnya. Permainan tradisional yg dahulu ada, kini hanya sebagian indonesia saja yg masih memainkannya. anak SD terutamanya di kota-kota besar sudah jarang sekali permainan tradisional diprioritaskan dalam kegiatan belajarnya terutama bidang kesenian. Hal ini tentunya sangat memprihatinkan bagi saya, karena permainan tradisional memiliki seni yang sangat tinggi, dan untuk itu perlulah pelestarian permainan tradisional.

Manfaat Permainan Tradisional Terhadap Perkembangan Jiwa Anak - Anak menjadi lebih kreatif : Permainan tradisional biasanya dibuat langsung oleh para pemainnya. Mereka menggunakan barang-barang, benda-benda, atau tumbuhan yang ada di sekitar para pemain. Hal itu mendorong mereka untuk lebih kreatif menciptakan alat-alat permainan. Selain itu, permainan tradisioanal tidak memiliki aturan secara tertulis. Biasanya, aturan yang berlaku, selain aturan yang sudah umum digunakan, ditambah dengan aturan yang disesuaikan dengan kesepakatan para pemain. Di sini juga terlihat bahwa para pemain dituntut untuk kreatif menciptakan aturan-aturan yang sesuai dengan keadaan mereka.

Sisi Positif Yang Dimiliki Oleh Permainan Tradisional - Permainan anak selalu melahirkan nuansasukacita. Dalam permainan tersebut jiwa anak terlihat secara penuh. Suasana ceria, senang yang dibangun senantiasa melahirkan dan menghasilkan kebersamaan yang menyenangkan, inilah benih masyarakat yang “guyup rukun” itu dimulai. Jarang sekali permainan yang berguna untuk dirinya sendiri.

Untuk Artikel selengkapnya silahkan klik disini.

Baca Juga:

0 komentar on Permainan tradisional :

Jangan Lupa Like Suka ya !!!

×