Tanda-tanda Anak Punya Kecerdasan Tinggi

Bagikan :
Get our toolbar!
Dapah blog - Di mata setiap orangtua, anak-anak mereka adalah anak cerdas dan jenius. Bagaimana tidak, setiap hari rasanya ada saja perkembangan kemampuan yang dimiliki anak. Entah itu dalam berbicara, menggambar, bernyanyi, atau mengutak-atik gadget.

Padahal kebanyakan anak baru bisa disebut jenius atau berbakat di usia sekolah. Meski begitu, ada beberapa tanda di usia dini yang bisa menunjukkan apakah si kecil memiliki kecerdasan tinggi.

Anak berusia 2-4 tahun mungkin saja merupakan anak yang berbakat jika ia menunjukkan tanda-tanda berikut ini:
  1. Memiliki talenta khusus, misalnya saja kemampuan artistik atau dalam hal angka. Misalnya saja, anak mampu menggambar sesuatu dengan sangat jelas atau bisa mengingat angka dengan mudah.
  2. Mencapai tonggak perkembangan (milestone) lebih awal dibanding teman seusianya.
  3. Kemampuan bahasa yang sangat baik, misalnya mampu berbicara dalam kalimat lengkap lebih awal dibanding teman sebayanya.
  4. Punya rasa ingin tahu yang tinggi dan tak pernah bosan mengajukan pertanyaan.
  5. Sangat aktif (meski bukan hiperaktif). Anak yang hiperaktif hanya memiliki rentang konsentrasi rendah, sementara anak yang berbakat mampu berkonsentrasi pada satu hal untuk waktu yang lama. Ia juga memiliki keinginan kuat pada hal yang menjadi ketertarikannya dan suka melakukan aktivitas sulit.
  6. Memiliki imajinasi yang jelas. Anak berbakat seringkali menciptakan teman imajiner.
  7. Mampu mengingat sesuatu dengan mudah dan menceritakan kembali apa yang ia pelajari dari buku, TV, atau film yang ditontonnya.

Tanda-tanda anak berbakat lainnya mungkin agak sulit dilihat. Ada beberapa anak berbakat yang sudah menyadari mereka "berbeda" dari rekan sebayanya. Hal itu bisa membuat mereka merasa terasing dan juga menjadi sasaran bullying.

Anak-anak yang jenius juga sering mengalami rasa frustasi karena mereka mampu berpikir lebih cepat dibanding apa yang bisa mereka ekspresikan, baik secara verbal maupun fisik.

Uji bakat 
Meski orangtua kerap penasaran apakah anak mereka memiliki kecerdasan tinggi, kebanyakan anak tidak memperlukan uji bakat sebelum mereka masuk sekolah dasar.

Tetapi para ahli menyarankan agar anak dibawa berkonsultasi jika mereka tampak bosan atau menunjukkan gejala gangguan emosional, misalnya tampak cemas, menolak berpartisipasi dalam kegiatan sekolah, atau sering mimpi buruk.

Untuk menguji tingkat kecerdasan (IQ) anak sudah bisa dilakukan sejak mereka berusia 3 tahun. Selain tes IQ bisa juga dilakukan tes bakat. Anak yang memiliki tingkat IQ 130 atau lebih dikategorikan sebagai anak jenius. Tingkat kecerdasan rata-rata adalah 85-115.

Tetapi harus dipahami bahwa saat ini IQ hanyalah salah satu faktor dari berbagai faktor lain sebelum menentukan apakah anak disebut berbakat.

Sumber : kompas.com

Baca Juga:

32 komentar:

  1. rasa pasti gembira melihat anak cerdas dan pandai ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ia mba, makasih berkunjing.

      Sukses selau.

      Delete
  2. hmm jadi pengen deh kalo tar punya anak yang cerdas dan pandai

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hemmm pasti semua orang tua maunya anaknya cerdas dan pandai mba.

      Sukses selalu.

      Delete
  3. banyak anak anak yang memiliki bakat seperti tertulis di atas, tetapi kebanyakan juga karena faktor ekonomi sehingga tidak mendapat dukungan dari orang tua, Jadi perkembangan anak tidak sesuai dengan kemampuannya yang dimilikinya.
    artikel yang unik dan bagus gan, salam blogger

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ia gan makasih sudah mampir dan berkomentar disini.

      Sukses selalu.

      Delete
  4. wah keren artikelnya gan :D nambahin llmu ane (y)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ok gan makasih sudah mampir :)

      Sukses selalu.

      Delete
  5. Replies
    1. Ia sob makasih sudah mampir.

      Sukses selalu.

      Delete
    2. Ohiya, salam kenal yaa dari #Hack4rt gan :)

      Delete
  6. anak cerdas idaman tiap oran tua .. bener gak?

    ReplyDelete
  7. saat menentukan apakah anak punya kecerdasan tinggi, tentunya diperlukan standar indikator yang hanya bisa dilakukan oleh orang yang sudah ahli, bagi saya yang awam hanya bisa menebak-nebak saja :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ia kang mang perlu standar indikator.

      Sukses selalu,,,...

      Delete
  8. nice posting gan, thanks for sharing.
    visit back gan

    ReplyDelete
  9. wahhhh ciri2nya ada pada anak saya itu mas...hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah bagus tu mas... Semua ORTU pasti ingin punya anak yang cerdas...

      Sukses selalu...

      Delete
  10. .. persisi n mirip kayak adek aq yg palink kecil. namun,, dulu aq kayak gitu ato gak ya?!? he..86x ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah bagus banget tu mba kalau adeknya bisa kayak gitu. hehehe

      Sukses selalu...

      Delete
  11. Replies
    1. Bener banget tu gan hehehe.

      Sukses selalu...

      Delete
  12. postingan yang sangat bermanfaat. sob.. jadi tambah wawasan saya..hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ia sob terima kasih sudah mampir.

      Sukses selalu...

      Delete
  13. wah, baru saya tau sobatku. terimakasih banyak.
    oya trimakasih juga kunjungannya...

    ReplyDelete

Jangan Lupa Like Suka ya !!!

×